Sejak didirikan pada tahun 2001 hingga sekarang, perusahaan telah tumbuh dan berkembang dengan sangat membanggakan. Diawali dengan teknologi Pan Granulation, berbagai produk unggulan pupuk NPK granule dan pupuk mikro granule telah dihasilkan.
Produk Unggulan
Produk unggulan kami yang terbaik untuk anda
Berpengalaman sejak 2001
Kami berpengalaman sudah lebih dari 10 tahun
Pengiriman tepat waktu
Perseroan menjamin pengiriman tepat waktu dan berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik.
PT Nusa Palapa Gemilang Tbk (NPGF) berhasil mengamankan kontrak senilai Rp217 miliar dari segmen perkebunan kelapa sawit pada awal tahun 2026. Kontrak ini menjadi tonggak penting bagi perseroan dalam memperkuat kinerja penjualan sekaligus memperluas penetrasi pasar di sektor agribisnis strategis.
Nilai kontrak tersebut setara dengan sekitar 97% dari pendapatan perseroan pada tahun sebelumnya, sehingga memberikan visibilitas pendapatan yang signifikan sejak awal 2026 serta mendukung perencanaan produksi dan distribusi yang lebih terukur. Produk yang tercakup dalam kontrak ini meliputi pupuk NPK serta formulasi nutrisi tanaman yang dirancang sesuai karakteristik lahan dan fase pertumbuhan kelapa sawit.
Direktur Utama PT Nusa Palapa Gemilang Tbk, Ujang Suparman, menyampaikan bahwa kontrak ini mencerminkan meningkatnya kepercayaan pelanggan terhadap kualitas produk dan layanan perseroan.
“Keberhasilan NPGF mengamankan kontrak PO senilai Rp217 miliar di awal tahun 2026 merupakan hasil dari konsistensi perseroan dalam menjaga kualitas produk, ketepatan distribusi, serta pendekatan yang berfokus pada kebutuhan pelanggan perkebunan,” ujar Ujang Suparman.
Ia menambahkan, perolehan kontrak ini turut memperkuat portofolio bisnis NPGF di tengah pengembangan berbagai segmen agribisnis yang dijalankan perseroan.
“Kontrak ini menjadi modal awal yang penting bagi NPGF dalam menjaga momentum pertumbuhan sepanjang 2026. Dengan basis kontrak yang sudah terbentuk sejak awal tahun, kami optimistis dapat meningkatkan kinerja operasional secara berkelanjutan,” lanjutnya.
Sejalan dengan capaian tersebut, perseroan menargetkan pertumbuhan pendapatan sekitar 20% pada tahun 2026 dibandingkan tahun sebelumnya. Manajemen menegaskan bahwa kontrak Rp217 miliar ini bukan bersifat satu kali (one-off), melainkan bagian dari pipeline penjualan berkelanjutan yan tengah dibangun perseroan.
Kontrak ini juga melengkapi langkah strategis perseroan dalam memperkuat struktur modal kerja. Hingga saat ini, NPGF telah memperoleh fasilitas kredit perbankan sebesar Rp54 miliar, sehingga perseroan memiliki kombinasi permintaan yang solid dan kapasitas pendanaan yang memadai untuk mengeksekusi strategi pertumbuhan.
Ke depan, NPGF akan terus memperkuat hubungan dengan pelanggan eksisting sekaligus membuka peluang kontrak baru di segmen perkebunan dan agribisnis komersial lainnya. Dengan fondasi tersebut, perseroan optimistis dapat memperkuat posisinya sebagai penyedia pupuk yang andal bagi industri perkebunan nasional serta mendukung target pertumbuhan kinerja sepanjang 2026...
PT Nusa Palapa Gemilang Tbk (NPGF) berhasil mengamankan kontrak senilai Rp217 miliar dari segmen perkebunan kelapa sawit pada awal tahun 2026. Kontrak ini menjadi tonggak penting bagi perseroan dalam memperkuat kinerja penjualan sekaligus memperluas penetrasi pasar di sektor agribisnis strategis.
Nilai kontrak tersebut setara dengan sekitar 97% dari pendapatan perseroan pada tahun sebelumnya, sehingga memberikan visibilitas pendapatan yang signifikan sejak awal 2026 serta mendukung perencanaan produksi dan distribusi yang lebih terukur. Produk yang tercakup dalam kontrak ini meliputi pupuk NPK serta formulasi nutrisi tanaman yang dirancang sesuai karakteristik lahan dan fase pertumbuhan kelapa sawit.
Direktur Utama PT Nusa Palapa Gemilang Tbk, Ujang Suparman, menyampaikan bahwa kontrak ini mencerminkan meningkatnya kepercayaan pelanggan terhadap kualitas produk dan layanan perseroan.
“Keberhasilan NPGF mengamankan kontrak PO senilai Rp217 miliar di awal tahun 2026 merupakan hasil dari konsistensi perseroan dalam menjaga kualitas produk, ketepatan distribusi, serta pendekatan yang berfokus pada kebutuhan pelanggan perkebunan,” ujar Ujang Suparman.
Ia menambahkan, perolehan kontrak ini turut memperkuat portofolio bisnis NPGF di tengah pengembangan berbagai segmen agribisnis yang dijalankan perseroan.
“Kontrak ini menjadi modal awal yang penting bagi NPGF dalam menjaga momentum pertumbuhan sepanjang 2026. Dengan basis kontrak yang sudah terbentuk sejak awal tahun, kami optimistis dapat meningkatkan kinerja operasional secara berkelanjutan,” lanjutnya.
Sejalan dengan capaian tersebut, perseroan menargetkan pertumbuhan pendapatan sekitar 20% pada tahun 2026 dibandingkan tahun sebelumnya. Manajemen menegaskan bahwa kontrak Rp217 miliar ini bukan bersifat satu kali (one-off), melainkan bagian dari pipeline penjualan berkelanjutan yan tengah dibangun perseroan.
Kontrak ini juga melengkapi langkah strategis perseroan dalam memperkuat struktur modal kerja. Hingga saat ini, NPGF telah memperoleh fasilitas kredit perbankan sebesar Rp54 miliar, sehingga perseroan memiliki kombinasi permintaan yang solid dan kapasitas pendanaan yang memadai untuk mengeksekusi strategi pertumbuhan.
Ke depan, NPGF akan terus memperkuat hubungan dengan pelanggan eksisting sekaligus membuka peluang kontrak baru di segmen perkebunan dan agribisnis komersial lainnya. Dengan fondasi tersebut, perseroan optimistis dapat memperkuat posisinya sebagai penyedia pupuk yang andal bagi industri perkebunan nasional serta mendukung target pertumbuhan kinerja sepanjang 2026...
Kinerja NPGF Menguat, Penjualan Tumbuh 33,4 Persen dan Produksi Melonjak 69 Persen Tahun 2025
Gresik, 19 Januari 2026 - PT Nusa Palapa Gemilang Tbk (NPGF) mencatatkan penguatan kinerja sepanjang 2025. Perseroan membukukan pertumbuhan penjualan sebesar 33,4 persen dibandingkan tahun sebelumnya, sejalan dengan kenaikan kinerja produksi yang mencapai 69 persen secara tahunan (year-on-year).
Pertumbuhan tersebut mencerminkan keberhasilan perseroan dalam mengoptimalkan kapasitas produksi serta menjaga kesinambungan pasokan untuk memenuhi permintaan pasar. Peningkatan produksi yang signifikan dinilai menjadi faktor penting dalam mendukung pertumbuhan penjualan secara konsisten.
Direktur Utama PT Nusa Palapa Gemilang Tbk, Ujang Suparman, menyampaikan bahwa capaian ini merupakan hasil dari penguatan fundamental operasional perusahaan.
“Kami melakukan pembenahan pada perencanaan produksi, efisiensi proses, dan penguatan distribusi. Dengan kapasitas yang lebih siap, perusahaan dapat merespons kebutuhan pasar dengan lebih cepat dan stabil,” ujar Ujang Suparman.
Menurutnya, lonjakan produksi memberikan ruang yang lebih besar bagi perseroan untuk menjaga ketersediaan produk di pasar, sekaligus memperkuat hubungan dengan jaringan distribusi.
Memasuki 2026, manajemen menetapkan fokus strategis pada penguatan pemasaran. Setelah melalui fase peningkatan kapasitas dan konsolidasi operasional, NPGF akan mengarahkan strategi pada peningkatan penetrasi pasar, penguatan merek, serta optimalisasi jaringan distribusi.
“Tahun 2026 kami posisikan sebagai tahun pemasaran. Fokus utama kami adalah memaksimalkan potensi pasar dari kapasitas yang sudah tersedia, dengan pendekatan yang lebih terstruktur dan berkelanjutan,” jelas Ujang.
Sebagai bagian dari strategi tersebut, perseroan juga akan meluncurkan produk baru, yaitu Mono Potassium Phosphate (MKP) dan Potassium Nitrate (KNO₃). Produk ini diharapkan dapat melengkapi portofolio NPGF, khususnya untuk segmen pertanian dan perkebunan dengan kebutuhan nutrisi tanaman yang lebih spesifik.
Manajemen menegaskan bahwa langkah ekspansi ke depan akan tetap dilakukan secara terukur, dengan fokus pada efisiensi, kualitas produk, dan kesinambungan pertumbuhan. Dengan kinerja produksi yang telah diperkuat serta agenda pemasaran dan inovasi produk di 2026, NPGF optimistis dapat memperkuat posisinya di industri pupuk nasional. ..